Ambil sebuah Alkitab dan balik-balik halamannya. Dua pertiga adalah Perjanjian Lama; sepertiga adalah Perjanjian Baru. Keduanya ditulis selama sekitar 1.500 tahun, dalam tiga bahasa (Ibrani, Aram, dan Yunani), oleh lusinan penulis di tiga benua. Namun orang-orang Kristen lintas semua tradisi membacanya sebagai satu buku — kisah Allah dan manusia — dengan PL sebagai fondasi dan PB sebagai penggenapan.
Memahami perbedaan antara keduanya tidak memerlukan gelar teologi. Ini memerlukan mengetahui apa yang dikandung masing-masing, mengapa keduanya penting, dan bagaimana mereka terhubung.
Poin Penting
- Perjanjian Lama: 39 kitab (Protestan), 46 (Katolik), 49+ (Ortodoks) — ditulis dalam bahasa Ibrani dan Aram.
- Perjanjian Baru: 27 kitab dalam semua tradisi Kristen — ditulis dalam bahasa Yunani.
- PL menceritakan perjanjian Allah dengan Israel; PB mengungkapkan Yesus sebagai penggenapan perjanjian itu.
- Orang-orang Kristen percaya PL mengibaratkan dan PB menggenapi — tipologi (membaca peristiwa PL sebagai gambaran Kristus) adalah sentral untuk ini.
- Titik awal PB terbaik: Markus atau Yohanes. Titik awal PL terbaik: Kejadian 1–11 kemudian Mazmur.
Apa itu Perjanjian Lama?
Perjanjian Lama (PL) adalah bagian pertama dan lebih besar dari Alkitab Kristen. Ini hampir identik dengan Alkitab Yahudi (Tanakh), dengan beberapa perbedaan dalam pengaturan dan, untuk Katolik dan Ortodoks, kitab-kitab tambahan. PL berisi:
- Torah / Pentateukh (Kejadian–Ulangan): Lima kitab pertama, yang dikaitkan kepada Musa. Berisi kisah penciptaan, para leluhur (Abraham, Ishak, Yakub, Yusuf), Keluaran dari Mesir, dan Hukum yang diberikan di Sinai.
- Kitab-kitab Sejarah (Yosua–Ester): Kisah Israel yang memasuki Kanaan, hakim-hakim, monarki (Saul, Daud, Salomo), kerajaan yang terpecah, pembuangan Babilonia, dan kembalinya.
- Literatur Hikmat (Ayub, Mazmur, Amsal, Pengkhotbah, Kidung Agung): Puisi, doa-doa, filsafat, dan puisi cinta.
- Para Nabi (Yesaya–Maleakhi): Tulisan-tulisan dari nabi-nabi yang memanggil Israel kembali kepada kesetiaan dan mengumumkan penghakiman dan pemulihan yang akan datang.
Kutipan Capsule — Perjanjian Lama Perjanjian Lama (39 kitab, Protestan) ditulis terutama dalam bahasa Ibrani dan Aram selama sekitar 1.000 tahun (c. 1000–400 SM). Ini menceritakan kisah perjanjian Allah dengan Israel — dari penciptaan melalui para leluhur, Keluaran, monarki, pembuangan, dan janji pemulihan para nabi. Ini adalah korpus yang sama dengan Tanakh Yahudi, yang diorganisir secara berbeda oleh tradisi-tradisi Kristen.
Apa itu Perjanjian Baru?
Perjanjian Baru (PB) adalah bagian kedua dari Alkitab Kristen dan identik dalam semua tradisi Kristen: 27 kitab, ditulis dalam bahasa Yunani selama sekitar 50 tahun (c. 50–100 M). Ini berisi:
- Empat Injil (Matius, Markus, Lukas, Yohanes): Empat catatan tentang kehidupan, kematian, dan kebangkitan Yesus. Masing-masing memiliki perspektif dan audiens yang berbeda.
- Kisah Para Rasul: Kisah Gereja mula-mula dari Pentakosta melalui perjalanan-perjalanan Paulus ke Roma.
- Surat-surat Paulus (Roma–Filemon): 13 surat dari Paulus kepada komunitas-komunitas Kristen awal, menjelaskan makna kematian dan kebangkitan Kristus untuk kehidupan sehari-hari dan teologi.
- Surat-surat Umum (Ibrani–Yudas): Surat-surat dari Yakobus, Petrus, Yohanes, dan Yudas kepada audiens yang lebih luas.
- Wahyu: Sebuah visi nubuat tentang akhir sejarah, ditulis oleh Yohanes.
Kutipan Capsule — Perjanjian Baru Perjanjian Baru berisi 27 kitab yang ditulis dalam bahasa Yunani selama sekitar 50 tahun (c. 50–100 M). Dimulai dengan empat catatan tentang Yesus (Injil), dilanjutkan dengan sejarah Gereja mula-mula (Kisah Para Rasul), dan mencakup 21 surat (epistola) dan Wahyu nubuat. Semua 27 kitab identik di seluruh kanon Katolik, Protestan, dan Ortodoks.
Perbedaan Utama Sekilas
| Fitur | Perjanjian Lama | Perjanjian Baru |
|---|---|---|
| Kitab (Protestan) | 39 | 27 |
| Kitab (Katolik) | 46 | 27 |
| Bahasa | Ibrani, Aram | Yunani |
| Ditulis | c. 1400–400 SM | c. 50–100 M |
| Fokus utama | Perjanjian Allah dengan Israel | Yesus: kehidupan, kematian, kebangkitan-Nya, dan Gereja mula-mula |
| Tokoh sentral | Yahweh / Allah | Yesus dari Nazaret |
| Hukum | Hukum Musa yang diberikan di Sinai | Perjanjian baru melalui Kristus |
| Genre kunci | Narasi, hukum, puisi, nubuat | Injil, surat, nubuat |
Bagaimana Kedua Perjanjian Terhubung?
Pemahaman Kristen adalah bahwa PL mempersiapkan dan membayangi apa yang PB genapi. Ini disebut tipologi — PL berisi "tipe" (gambaran atau pola) yang diselesaikan dalam Kristus.
Contoh-contoh:
- Adam (Kejadian 2–3) disebut "pola dari Dia yang akan datang" — Paulus secara eksplisit menyebut Kristus sebagai "Adam yang terakhir" dalam 1 Korintus 15:45 (TB)
- Anak domba Paskah (Keluaran 12) membayangi Kristus sebagai "Anak Domba Allah" (Yohanes 1:29 TB)
- Sistem pengorbanan (Imamat) dijelaskan dalam Ibrani sebagai "bayangan" dari pengorbanan Kristus yang sekali untuk selama-lamanya (Ibrani 10:1 TB)
- Nyanyian-nyanyian hamba Yesaya (Yesaya 42, 49, 50, 52–53) dikutip dalam keempat Injil sebagai digenapi oleh Yesus

Sebuah wawasan kunci untuk pemula: Yesus sendiri memperlakukan PL sebagai otoritatif dan sebagai menunjuk kepada-Nya. Dalam Lukas 24:27 (TB), setelah Kebangkitan, Dia "menjelaskan kepada mereka apa yang tertulis tentang Dia dalam seluruh Kitab Suci, mulai dari kitab-kitab Musa dan segala kitab nabi-nabi." Para penulis PB tidak menggantikan PL; mereka mengklaim itu selalu tentang ini.
Kutipan Capsule — Koneksi PL-PB Teologi Kristen membaca Perjanjian Lama sebagai menunjuk maju kepada Kristus melalui tipologi: Adam/Kristus (1 Korintus 15:45 TB), anak domba Paskah/Anak Domba Allah (Yohanes 1:29 TB), pengorbanan di Bait Suci/persembahan Kristus sekali untuk selama-lamanya (Ibrani 10:1 TB). Yesus menegaskan ini dalam Lukas 24:27 (TB), menjelaskan "apa yang tertulis tentang Dia dalam seluruh Kitab Suci."
Di Mana Harus Mulai Membaca?
Untuk sebagian besar pemula, pendekatan terbaik adalah memulai dengan PB (kisah Yesus), kemudian kembali ke PL dengan konteks itu. PL ditulis pertama secara kronologis, tetapi PB memberimu lensa interpretatif yang digunakan orang-orang Kristen untuk membacanya.
Titik awal Perjanjian Baru:
- Markus (16 pasal, ~1,5 jam) — Injil terpendek, tercepat. Tindakan murni.
- Yohanes (21 pasal) — Injil yang paling reflektif, ditulis untuk orang luar yang belum pernah mendengar tentang Yesus.
- Kisah Para Rasul — sekuel dari Lukas; menceritakan kisah Gereja mula-mula.
Titik awal Perjanjian Lama:
- Kejadian 1–11 — penciptaan, kejatuhan, Nuh, Menara Babel
- Kejadian 12–50 — Abraham, Ishak, Yakub, Yusuf
- Mazmur — buku doa dan lagu; 150 puisi yang mencakup setiap emosi manusia
- Yesaya 40–55 — bagian PL yang paling banyak dikutip dalam PB; nubuat yang megah
Pertanyaan yang Sering Diajukan
Apa perbedaan utama antara Perjanjian Lama dan Perjanjian Baru?
Perjanjian Lama menceritakan kisah perjanjian Allah dengan Israel — dari penciptaan melalui Keluaran, monarki, pembuangan, dan para nabi. Perjanjian Baru menyajikan Yesus sebagai penggenapan perjanjian itu, mencatat kehidupan, kematian, dan kebangkitan-Nya, serta pertumbuhan Gereja mula-mula. PL memiliki 39 kitab (Protestan); PB memiliki 27 kitab yang dibagikan oleh semua tradisi.
Haruskah aku membaca Perjanjian Lama atau Perjanjian Baru terlebih dahulu?
Kebanyakan pemula lebih baik memulai dengan Perjanjian Baru — khususnya Injil Markus. PB memberimu lensa interpretatif (Yesus sebagai penggenapan nubuat PL) sebelum kamu masuk ke kode hukum dan silsilah PL. Setelah kamu membaca PB, PL menjadi jauh lebih masuk akal.
Apakah Perjanjian Baru menggantikan Perjanjian Lama?
Tidak — teologi Kristen mengatakan PB menggenapi dan melengkapi PL, bukan menggantinya. Yesus berkata dalam Matius 5:17 (TB): "Janganlah kamu menyangka, bahwa Aku datang untuk meniadakan hukum Taurat atau kitab para nabi. Aku datang bukan untuk meniadakannya, melainkan untuk menggenapinya." Semua tiga tradisi utama (Katolik, Protestan, Ortodoks) memperlakukan kedua Perjanjian sebagai Kitab Suci.
Apakah Perjanjian Lama dan Alkitab Ibrani adalah hal yang sama?
Hampir identik. PL Protestan dan Tanakh Yahudi mengandung 39 kitab yang sama (meskipun diorganisir secara berbeda). PL Katolik dan Ortodoks mencakup kitab-kitab tambahan (kitab-kitab deuterokanonik/apokrif) yang tidak dikandung kanon Yahudi.
Berapa banyak kitab dalam Perjanjian Lama dan Perjanjian Baru?
Protestan: 39 PL + 27 PB = 66 total. Katolik: 46 PL + 27 PB = 73 total. Ortodoks: 49+ PL + 27 PB = 76+ total. Semua tradisi berbagi PB yang identik 27 kitab.